Tampilkan postingan dengan label Edisi 11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edisi 11. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Desember 2012

Peresmian Mall Pinrang Sejahtera

Gubernur sulsel didampingi bupati pinrang dan pengelola mall h. bustan
Pidato Sambutan H.Bustam
Peresmian Moll Pinrang Sejahtera Oleh Gubernur SulSel

Saya berterima kasih kepada H.A.Nawir selaku pencetus moll ini yang dilanjutkan pembangunannya oleh H.A.Aslam Patonangi dan di kembangkan oleh H.Bustam, Insya Allah yang peresmiannya dilakukan oleh bapak Gubernur SulSel pada hari yang berbahagia ini.

Dalam usaha merintis moll ini sangat luar biasa tantangan yang saya hadapi, hingga pada akhirnya saya bertemu orang pintar di Jakarta yang masih orang bugis, Dia meminta saya untuk bertemu dengan bapak Bupati Pinrang H.A.Aslam dan menyampaikan bahwa , Gedung yang ada diatasnya lampu merah ini perlu kita fikirkan dan manfaatkan untuk kepentingan warga Kab.Pinrang. dan saya mencoba bermohon kepada beliau untuk mengelolah tempat ini dan Alhamdulillah saya dikasi izin.

Harapan saya untuk warga masyarakat Kab.Pinrang, janganlah menjadikan moll ini sebagai  ajang dan sarana persaingan, akan tetapi jadikanlah sebagai sarana untuk kemajuan  Kab.Pinrang kedepan.

Demo Laskar Merah Putih Bela Bupati Pinrang

Ketua Laskar Merah Putih DR. H. Sultani, S.Pd, MSi
Puluhan ribu Masyarakat dari berbagai elemen termasuk kesar pati dan FB laskar merah putih kab pinrang melakukan aksi damai sebagai bentuk pembelaan terhadap Bupati pinrang yang telah di fitnah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan isu rekening gendut.
DR.H.Sultani Spd.Msi; FB Laskar Merah Putih dan Kesar Pati,membela,mengawal, pemerintahan yang sah,dari berbagai rongrongan,fitnahan dari oknum yang tidak bertanggun jawab. Selanjutnya FB laskar merah putih dan kesar pati menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran,kebenaran setia kepada pancasila dan undang-undang dasar 45 serta Negara kesatuan RI,FB laskar merah putih dan kesar pati selalu memperjuangkan kesejahteraan rakyat sebagai hak konstitusi rakyat.
PINRANG,Sulpos – Sekitar kurang lebih sepuluh ribu masyarakat dari berbagai elemen bersama   Kerukunan  Keluarga Besar Pattinjo (Kesarpati), Forum Bersama Laskar Merah Putih (FB – LMP), Gerakan Muda (GM) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawiran Indonesia (FKPPI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Cokroaminoto Kabupaten Pinrang,  serta dari berbagai Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) daerah ini,  tumpah ruah kejalan dalam rangka menyikapi berbagai issu, pemberitaan dan selebaran “Fitnah” yang berkembang akhir-akhir ini.
                Dalam orasi tersebut menyuarakan kepada masyarakat Pinrang, agar berdemokrasi yang bermartabat. Yang dilakukan ini, sebagai bukti bahwa kita adalah rakyat cinta damai, rakyat yang bermartabat dalam berdemokrasi, menolak oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan fitna dan ini harus dilawan. Kita lihat dan dengar demikian besar issu yang berkembang, oleh sebab  itu melalui kesempatan ini atas nama rakyat pencinta demokrasi menyerukan untuk menolak fitna atau issu dan pemberitaan, selebaran yang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab. Sambil meneriakkan yel-yel tolak “Fitnah”, selamatkan Pinrang.
                Sebelum tiba di depan Patung Lasinrang sebagai pusat aksi,  massa  berkumpul di Lapangan Lasinrang Pinrang. Selanjutnya, sekitar pukul 10.30 wita, Senin (22/10), massa bergerak dengan berjalan kaki melalui jalan Abdullah, Sultan Hasanuddin, Jenderal Sudirman. Didepan patung Lasinrang dimana massa terpusat membentangkan spanduk besar  “Selamatkan Pinrang, tegakkan demokrasi tanpa Fitnah. Penerus nilai-nilai Lasinrang.
                Selesai orasi massa yang berjalan kaki dengan pengawalan petugas lantas Polres Pinrang, Dinas Perhubungan dan Infokom, Provost FB-LMP dan FKPPI, melanjutkan perjalanan ke gedung DPRD, didepan gedung anggota dewan massa kembali berorasi selanjutnya menuju Lapangan Lasinrang Pinrang, melalui jalan Sukowati, Andi Pawelloi lama. Dilapangan Lasinrang massa membubarkan diri .
                Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Rahim Akil, kepada media menyatakan aksi damai ini sebagai seruan moral menyikapi berbagai issu, pemberitaan dan selebaran fitnah dengan ini menyatakan sikap, meminta kepada berbagai pihak untuk menyelamatkan masyarakat Pinrang dari issu, pemberitaan dan atau selebaran fitnah.
                Hidupkan demokrasi yang sehat, elegan, dan jantan. Selain itu, lanjutnya, tegakkan demokrasi yang beretika dan bermoral dengan menggunakan akal sehat serta junjung tinggi nilai-nilai “Sipakatau dan Sipakalebbi.
                Ketua Forum Bersama Laskar Merah Putih (FB-LMP) Kabupaten Pinrang, DR H Sultani SPd.MSi, ditemui mengatakan aksi yang diikuti oleh ribuan masyarakat Pinrang dari berbagai elemen masyarakat sebagai seruan moral untuk tidak menjatuhkan orang lain dengan melakukan fitnah.
                Dikatakan,  Sultani yang  juga ketua Kesarpati Kabupaten Pinrang ini, mari kita berdemokrasi santun, selamatkan Kabupaten Pinrang dari  fitnah yang tidak benar. “Berdasarkan hasil Badan Pemeriksa  Keuangan dan Pembangunan (BPKP)  tidak ditemukan adanya kesalahan seperti  yang berkembang sekarang ini, selebaran atau berita yang ditujukan kepada Aslam Patonangi,  itu tidak benar.”katanya
                Yang dilakukan sekarang ini, katanya, merupakan pembelajaran berdemokrasi yang baik tidak menjatuhkan orang lain.  “Jabatan dan Pangkat bukan segala-galanya, kita adalah satu, harmonisasi dan persatuan serta  berbangsa mari kita bina.”ajak Sulthani.*

Wawancara Bersama H. Herman Sakka

H. Herman Sakka Bersama wartawan sulpos
Wawancara Exklusiv Pimpinan Redaksi Tabloid Sulpos Abd.Rauf
 Dengan H.Herman Sakka, SH Ketua Fraksi Golkar  
 Kab.Pinrang

Andi Aslam telah di fitnah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab
Terkait Soal Pinjaman Pemkab Pinrang Tahun 2009

SULPOS    : Apa Tujuan Pinjaman Pemkab Pinrang Tahun 2009 sebesar 27. milyar ?

H.Herman Sakka    : Tujuannya untuk menguatkan arus Kas daerah Tahun 2009, Baik anggaran 
                                    pokok, 
                                    maupun anggaran perubahan karena telah terjadi sesuatu hal yang tidak 
                                    pernah kita bayangkan tentang APBD tahun 2009. Karena pada saat
                                    pembahasan APBD pokok tahun 2009, kita masih mengharap adanya tambahan
                                    dana dari pusat, sehubungan dengan kebijakan Pemerintah Pusat untuk
                                    menaikkan gaji PNS sebesar 15 %, pada tahun anggaran 2009.namun setelah
                                    Pemkab mengkelarifikasi terhadap dana kenaikan gaji 15 % tersebut di pusat,
                                    ternyata tidak ada. Sebagian besar itulah penyebab terjadinya pinjaman,
                                    bahkan di jelaskan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Keuangan
                                    bahwa kenaikan gaji PNS sebesar 15 % tersebut, sudah Inklub di dana anggaran
                                    DAU tahun 2009, padahal kita sangat mengharap adanya dana tambahan guna
                                    mengikuti kebijakan kenaikan gaji PNS sebesar 15 % tersebut yang biasa
                                    disebut dana Kontegensi (Talangan) namun kenyataannya tidak ada. Ini 
                                    terungkap pada saat penjelasan DPRD  tentang perubahan APBD tahun 2009, 
                                    sekitar Bulan Juli/Agustus tahun 2009.

SULPOS    : Apa ada Kesalahan Administrasi dalam Proses Pinjaman Pemkab Pinrang tersebut 
                         sebesar  27.milyar tahun 2009 ?

H.Herman Sakka    : tidak ada kesalahan administrasi tentang pinjaman itu, yang jelasnya Uang
                                    tersebut masuk ke rekening Pemkab Pinrang sesuai dengan nomor rekening
                                    Koran Pemkab Pinrang.

SULPOS     : Apa ada kerugian keuangan Negara, sehubungan dengan Pinjaman Pemkab 
                        Pinrang  tahun 2009 sebesar 27. milyar tersebut ?

H.Herman Sakka    : Dalam hal ini tidak ada kerugian keuangan Negara sebab uang pinjaman
                                    tersebut dimanfaatkan secara efektif di APBD perubahan tahun anggaran 2009,
                                    yang dibuktikan dengan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD
                                    tahun anggaran 2009 dan telah di audit oleh BPK dalam bentuk lampiran hasil
                                    hasil pemeriksaan BPK yang disampaikan kepada DPRD Kab.Pinrang.
SULPOS    : Bagaimana Penilaian Bapak secara pribadi, atas pinjaman Pemkab Pinrang sebesar
                         27.milyar tersebut pada pada tahun 2009 ?

H.Herman Sakka    : Secara Peribadi saya menilai langkah tersebut sudah benar, demi untuk
                                    menyelamatkan keuangan daerah dan mempertahankan stabilitas keamanan,
                                    ekonomi, politik, sosial budayah daerah. Saya mendukung kebijakan A.Aslam
                                    (Bupati pinrang) didalam mengambil langkah kebijakan untuk menyehatkan
                                    APBD Kab.Pinrang, dan secara berangsur-angsur APBD sudah pulih dan 
                                    Terbukti tahun 2012 yang sekarang berjalan, Pemkab Pinrang tidak Mempunyai 
                                    Pinjaman lagi.  

Kasus Narkoba

Satuan Reserse Narkoba Polres Pinrang
Bongkar Jaringan Sindikat Narkoba Internasional

Pinrang Sulpos – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres pinrang berhasil membongkar jaringan sindikat pengedar Narkoba Internasional.

Terbongkarnya jaringan sindikat bisnis barang terlarang ini bermula saat satuan serse Narkoba melakukan penggerebekan sebuah rumah di daerah Kelurahan Teppo kecamatan Patampanua Kab.Pinrang

Wawancara Andi Nawir dan Wartawan Sulpos

wartawan sulpos dan A. Nawir saat wawancara

GARUDANA OPTIMIS MENANG PADA PILGUB 22 JANUARI 2013
Bila A.Nawir Terpilih Langkah Awal :
-Pendidikan Gratis Mulai TK,SD,SMP,SMA { Yang berkaitan dengan pendidikan 1th penuh gratis sampai thn berikutnya }
-Kesehatan Gratis Mulai Pelayanan Umum Sampai Pelayanan VIP dan Operasi
-Pertanian Membagikan 23ribuTraktor Kepada Kaum Petani Sul-Sel